PEMBUKAAN PESANTREN KILAT LAPAS KELAS I PALEMBANG

Pembukaan kegiatan rohani Pesantren Kilat di Masjid At-Taubah untuk Warga Binaan Lapas Kelas I Palembang (Senin, 13 Mei 2019) kegiatan pondok pesantre kali ini bertema : “Dengan Kegiatan Pesantren Ramadhan 1440 H. diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan Kemampuan dan Pemahaman Ilmu Agama bagi Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan”

Dalam kegiatan yang diadakan selama 10 hari terhitung senin 13 Mei 2019, dalam pembukaanya Kalapas Lapas Kelas I Palembang Riyanto menyampaikan “dalam hidup mempelajari agama itu tidak akan ada selesai-selesainya anda harus mengali lebih banyak lagi ilmu agama, mulai dari pesantre kita memulai ilmu agama dan mendalami ilmu agama”

kalapas juga menharapkan bisa diikuti dengan benar dan iklas, dengarkan setiap pembelajaran dan pengerahan dari pembicara ataupun ustad yang mengisi materi setiap harinya, semoga ilmu agama dapat berguna bagi Agama, Keluarga, Keluarga, dan Masyarakat.

Kalapas juga bercerita contohla Pak Cipto yang sudah mempelajari dan menghapal lebih dari 30 Juz, Pak Cipto juga Telah memenangkan banyak lomba salah satunya Lomba Tahfiz Al-Qur’an Se Lapas Sumatera Selatan. dan mungkin satu satunya Warga Binaan se Sumatera Selatan yang dapat menghapal 30 juz. berkat pembelajaran yang diberikan dan pembelajaran dengan iklas insya allah setiap warga binaan yang lain dapat menyusul pak cipto

diharapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-sebaiknya dan menghasilkan pak cipto lain-lainya, dan dapat diikuti dengan iklas dan benar sampai selesai kegiatan

editor : M.Arief

Lapas 1 Palembang mengikuti Kuliah Umum Lewat Video Teleconference, Menkumham Ajak Generasi Muda Sebagai Perekat Bangsa

PALEMBANG – Dikutip dari laman kemenkumham.go.id Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly memberi kuliah umum tentang Wawasan Kebangsaan kepada 600 peserta di aula Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM Hukum dan HAM) Kemenkumham, Cinere Gandul ,Senin (1/4/2019).
Dalam pidatonya, menkumham mengajak semua generasi muda untuk menghilangkan perbedaan dalam rangka mempersatukan bangsa Indonesia. “Bangsa yang besar adalah bangsa yang dibangun dengan jiwa yang optimis” tegas Yasonna di depan 600 orang peserta kuliah umum.
Menurut Yasonna, Indonesia disatukan dengan perbedaan yaitu Bhineka Tunggal Ika. Hal ini juga yang dituangkan lewat deklarasi sumpah pemuda pada 28 oktober 1928. Untuk itu Yasonna mengajak kepada generasi muda agar meninggalkan sekat-sekat kesukuannya dan melihat indonesia sebagai bangsa yang besar yang nerupakan milik kita semua dari sabang sampai merauke.
“Jangan khianati para pendiri bangsa yang telah berkorban dengan darah, harta dan air mata. Bangsa ini harus kita jaga bersama dengan cara mengembangkan etika berbangsa, “Tegasnya.
Menkumham juga mengajak generasi muda sebagai perekat bangsa. Jadikan perbedaan sebagai kekuatan. Mempersiapkan diri menghadapi perkembangan teknologi. Sebagai pelayan publik, lanjut menkumham, ASN harus siap melayani masyarakat yang semankin peka. Beri pelayanan terbaik. Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan negara negara, karena ditanganmu urusan urusan negara bertumpu.
Sementara itu, Kepala BPSDM Kemenkumham, Mardjoeki dalam laporannya mengatakan bahwa pentingnya pemahaman dan kesadaran terhadap wawasan kebangsaan dalam menghadapi  tantangan, hambatan dan gangguan yang sering timbul sekang ini.
Menurutnya, Ini merupakan momen penting dimana kita secara bersama-sama melakukan penguatan terhadap kesatuan dan persatuan bangsa, memelihara dan memperkokoh persatuan dan kesatuan
“Hal ini sangat relevan dengan posisi kita sebagai Aparatur Sipil Negara yang mempunyai fungsi sebagai pelaksana kebijakan dalam menjaga kesatuan dan persatuan bangsa dan berkomitmen untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang berkualitas,” Ucap Mardjoeki.
Kuliah umum ini di siarkan juga melaui teleconference yang diikuti 40.000 peserta dari Unit Utama Eselon I dan Kantor Wilayah Kemenkumham se- Indonesia.  (Ahm)

“BAKTI MERAH PUTIH NARAPIDANA” Petugas Pemasyarakatan dan Sejumlah WBP LAPAS 1 Palembang Melakukan Pembersihan Rumah Ibadah



PALEMBANG – Menyambut hari bakti kemasyarakatan ke 55 ” bakti merah putih narapidana” , Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Palembang menggelar bakti sosial Pembersihan Rumah Ibadah, Rabu (27/3/2019).

Kegiatan yang dilaksanakan pagi ini di Masjid AMANAH Jl. takwa merah mata, Kelurahan karya mulya, Kecamatan Sematang Borang. kota palembang dipimpin langsung oleh Kalapas Riyanto diikuti oleh Pegawai Lapas dan warga Binaan.

Rangkaian Kegiatan ini diselenggarakan dengan maksud sebagai salah satu
bentuk implementasi pelaksanaan program pembinaan bagi para Narapidana yang dilakukan dengan mengintegrasikan kembali mereka ke dalam lingkungan masyarakat serta merupakan wujud nyata keikutsertaan para narapidana dalam usaha membangun lingkungan sekitar Sebagai bentuk implementasi peningkatan peran serta dan kontribusi para WBP
dalam melaksanakan dan mengembangkan program pembinaan guna mencapai tujuan pemasyarakatan serta menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, rasa memiliki dan rasa cinta terhadap sesama.

Para Pegawai & warga binaan Lapas 1 palembang sangat antusias mengikuti kegiatan bersih bersih. Para petugas kompak menggunakan baju merah itu bersemangat mengikuti segala kegiatan yang telah di dibuat dalam Hari Bhakti Pemasyarakatan.

Pantauan, terlihat para warga binaan Lapas palembang lengkap dengan sapu, pengki serta pemotong rumput mulai membersihkan sampah dan memotong rumput. Mereka langsung berbaur dengan para petugas kebesihan di lingkungan Masjid amanah dan petugas lapas.

Para Narapidana ini tidak lama lagi akan kembali ke tengah-tengah masyarakat. Sehingga perlu ada penyesuain kembali dengan lingkungan. “Warga binaan bisa bersosialisasi dengan masyarakat luar. Karena bagaimanapun warga binaan juga manusia yang butuh bersosialisasi,”

Diharapkan, Warga binaan ini tidak kembali melakukan perbuatan kejahatan. Mereka akan mampu bersosialisasi kembali dengan masyarakat. Selain itu warga binaan Lapas Palembang telah diberi bekal keterampilan untuk modal hidup setelah kembali ke lingkungan masyarakat.

“Dengan bersih-bersih di halaman masjid Amanah ini juga memberikan semangat kepada warga binaan. Setelah beberapa lama berada di Lapas. Bisa tumbuh jiwa sosial dan berguna untuk lingkungannya,”

Sementara itu, Pengurus Masjid Amanah menyambut baik kegiatan bersih-bersih yang dilakukan para Petugas Pemasyarakatan & Warga Binaan. Diharapkan kedepan setelah bebas dari Lapas membantu memakmurkan masjid. (Ahmad)

HARI BAKTI PEMASYARAKATAN KE-55, LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS 1 PALEMBANG GELAR DONOR DARAH

Palembang– Petugas Pemasyarakatan Lapas kelas 1 palembang hari ini (Senin, 25/03/2019), mengikuti Kegiatan Donor Darah yang merupakan kegiatan kolaborasi lapas kelas 1 palembang dengan PMI Kota Palembang dalam rangka menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-55 yang bertempat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Palembang. Kegiatan Donor darah tersebut diikuti Seluruh Petugas Pemasyarakatan lapas kelas 1 palembang.

Darah merupakan salah satu komponen terpenting dalam tubuh manusia. Keputusan Anda untuk menyumbangkan darah melalui donor darah dapat menyelamatkan satu kehidupan, atau bahkan beberapa nyawa sekaligus. Namun, tidak hanya menguntungkan bagi penerima darah, manfaat donor darah juga bisa dirasakan bagi pendonornya.

Kegiatan donor darah ini bisa dilakukan kapan saja selagi kondisi fisik sehat dan memenuhi syarat, donor darah juga sangat baik bagi kesehatan tubuh kita serta bernilai ibadah. Darah yang sudah terkumpul dari kegiatan itu nantinya akan dipergunakan bagi masyarakat yang membutuhkan. (Ahmad)

kegiatan fogging di dalam Lapas Kelas I Palembang

PALEMBANG. Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Palembang Jumat, 15 Februari 2019 jam 08.15 wib dilaksanakan kegiatan fogging di dalam Lapas Kelas I Palembang, Kegiatan ini di bantu dan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Banyuasin Pelaksanaan ini Ka.KPLP langsung turun ke blok kamar hunian WBP dibantu dan kawal oleh Satuan Pengamanan Lapas dan petugas klinik Lapas. fooging jg diarahkan ke beranggang dan rumah dinas Lapas agar terhindar dr nyamuk Demam Berdarah. Kegiatan fooging selesai pukul 12.00 wib . (Ahmad)

Apel Deklarasi Janji Kinerja 2019 Sebagai langkah awal dalam mengokohkan komitmen bersama untuk mewujudkan Good Governance di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Palembang

PALEMBANG Kamis, 10 Januari 2019 Apel Deklarasi Janji Kinerja 2019 adalah langkah awal dalam mengokohkan komitmen bersama untuk mewujudkan Good Governance. Jajajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumsel melaksanakan Apel Deklarasi Janji Kinerja 2019 gabung se-Kota Palembang bertempat di Lapas Kelas 1 Palembang. Apel Deklarasi Janji Kinerja 2019 ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumsel Bapak Sudirman D. Hury. Meski hujan sepanjang pelaksanaannya, Apel Deklarasi Janji Kinerja 2019 tetap dilaksanakan dengan hikmad. (Ahmad)

1 2